Orientasi Lapangan dari Pemkab Bangka Provinsi Bangka Belitung
  Festival PLPBK 2012 Desa Ponjong Sukses Besar
  Konsep Kawasan Konservasi Desa Ponjong
  Solusi Pemisahan Air Bersih
  Water Tower sebagai solusi air bersih

Pelantikan dan Bimtek KPPS Se Desa Ponjong

Posted 23 Mar 2014 — by
Category Warta

pps desa ponjongSabtu (22/3) secara resmi Kelompok Penyelenggara Pemilihan Suara (KPPS) Desa Ponjong dilantik oleh ketua PPS Desa Ponjong Drs Sumanta MM dengan dihadiri oleh PPK(Panitia Pemilihan Kecamatan) Kecamatan Ponjong, Bapak Samiyo dan PPL(Petugas Pemantau Lapangan) Desa Ponjong Bapak Aris dan Ibu Haryati.

KPPS ini yang nanti akan menyelengarakan proses pemilihan di masing-masing TPS yang ada di 11 padukuhan di Desa Ponjong. Setiap KPPS terdiri dari Tujuh orang , dan salah satunya menjadi kordinator. Sehingga dalam acara pelantikan kemarin,semua yang dilantik sebanyak 77 orang.

Seelah dilantik dan diambil janjinya dilanjutkan dengan Bimbingan Teknis yang dipandu oleh Sekretaris PPS Desa Ponjong, Bapak Eka Nurbambang Wacana. Dalam bimbingan teknis tersebut di isi seputar teknis  penyelengaraan pemilu tingkat TPS, semisal pengisian form – form dari KPUD, Surat suara sah tidak sahnya.

Galeri Foto Kunjungan Kerja BKM Muntilan & Karanganyar

Posted 16 Mar 2014 — by
Category Event

This gallery contains 6 photos.

Berikut ini beberapa rekaman lensa dari  Acara Kunjungan Kerja Forum Antar BKM Karanganyar dan juga dari BKM Ngudi Rahayu Desa Pucungrejo Muntilan yang berlangsung pada … more

More Galleries | Leave a comment

Kunjungan Kerja dari Karanganyar & Muntilan

Posted 16 Mar 2014 — by
Category Event
wpid-wp-1394936398347.jpg

Hari Ahad 16 Maret 2014 ini Desa Ponjong, BKM Mandiri & BUMDes Hanyukupi mendapatkan kunjungan kerja dari dua wilayah sekaligus.

Yang pertama dari Kecamatan Karanganyar dan yang kedua dari Muntilan. Dalam kunjungan kerja ini bertujuan selain meningkatkan kerjasama antar BKM juga dalam rangka berbagi pengalaman dan menbangun Desa.
Continue reading

Terjadi Kecelakaan di Sekitar Water Byur

Posted 15 Mar 2014 — by
Category Warta
Suparti mendapatkan perawatan pasca Kecelakaan

Pagi ini 15 Maret 2014 di Seputar Water Byur Desa Ponjong tepatnya sebelah utara/timur jalan terjadi kecelakaan yang melibatkan dua pengemudi kendaraan Sepeda Motor. Keduanya berasalah dari Dusun Kuwon Ponjong Gunungkidul.

Kronologi Kejadian; Sekitar Pukul 07.00 Pagi dari Arah Barat Saudari Suparti yang baru saja mencari keperluan dari Pasar Ponjong melaju ke arah timur. Saudara Suparti yang berencana untuk ke arah selatan ini tidak begitu memperhatikan dari lawan arah. Karena pada saat yang sama dari Arah Timur saudara Novianti yang berboncengan dengan Ibunya hendak menuju Pasar Ponjong.  Continue reading

Kunjungan Kerja Dari Forum BKM Bakipandeyan

Posted 23 Feb 2014 — by
Category Event, Warta
wpid-wp-1393136088453.jpeg

Hari Ini Tanggal 23 Februari 2014 BKM Mandiri dan Pemerintahan Desa Ponjong mendapatkan Kunjungan Kerja Dari Forum BKM Bakipandeyan, Bentakan, Ngrombo Jetis, Mancasan, Gedongan, Kudu, Siwal, Waru Kabupaten Sukoharjo.

Tamu yang berjumlah kurang lebih 150 Ini datang dengan menggunakan Tiga Armada Bus. Continue reading

Hore ! Rumah Pasangan Buta dan Lumpuh Dari Padukuhan Sumberlor Sudah Diperbaiki

Posted 23 Feb 2014 — by
Category Sosial

sorot gunungkidulPasca pemberitaan di media ini kemarin yang berjudul “Kisah Pilu Pasangan Lumpuh dan Buta Dalam Rumah Hampir Roboh” berhasil mengetuk keprihatinan pembaca. Beban berat yang dialami dua jompo Rujilah (70) dan Samsuri (80) turut mengundang iba dari berbagai elemen masyarakat, pemerintah desa dan kecamatan setempat. Dengan material seadanya, bahkan materi yang dirasa belum cukup, mereka bahu membahu memperbaiki rumah pasangan jompo yang tubuhnya tengah digerogoti penyakit stroke dan kebutaan itu.

Sejak pagi sekitar pukul 7.00 WIB sedikitnya 50 warga yang terdiri dari pegawai kecamatan Ponjong, perangkat desa, dukuh dan seluruh warga di RT 04 mulai membongkar bagian-bagian rumah yang sudah tidak layak pakai.

Menurut Kepala Urusan Kesejahteraan Rakyat Desa Ponjong, Jahidi, setiap KK di RT 04 menyumbang Rp.50.000,-, sedangkan diluar itu, sumbangan dari pemerintah desa, kecamatan bahkan pribadi dermawan juga terus mengalir untuk membantu rehab rumah yang sudah hampir roboh itu. Bukan hanya dalam bentuk materi, bantuan tenaga dengan bergotong royong mereka lakukan demi keselamatan dan kenyamanan Mbah Rujilah dan Samsuri. Warga meluangkan waktu sehari penuh untuk kerja bakti sedangkan para ibu bertugas memasak untuk para pekerja.

“Rencana kerja bakti dan iuran sukarela ini sudah kita bahas jauh-jauh hari. Pagi ini kita gotong royong. Tidak menunggu roboh dulu baru dibantu,” katanya, Minggu (23/02/2014).

Belum jelas berapa dana yang nanti akan terkumpul dari iuran warga. Yang pasti, mereka melakukan kerja bakti terlebih dahulu dengan dana dan material seadanya. Asalkan rumah Mbah Rujilah dan Samsuri dapat secepatnya berdiri kuat tanpa ada ketakutan jika nantinya akan roboh.

“Ini baru ada dana seadanya, material kami dapatkan dari bantuan sebagian warga berupa kayu dan memotong bambu milik Mbah Samsuri,” pungkasnya.

Read more:http://www.sorotgunungkidul.com/berita-gunungkidul-5218-hore–rumah-pasangan-buta-dan-lumpuh-diperbaiki.html#ixzz2toxYyYU2

Pasangan Buta dan Tuli dari Padukuhan Sumber Lor Yang Rumahnya Hampir Roboh

Posted 23 Feb 2014 — by
Category Sosial

foto sorotgunungkidul“Sro… Nduk, tuntunen simbok sedelo, (Sro.. Anakku, tuntunlah Simbok sebentar)”. Masro, wanita paruh baya ini bergegas mendekat kearah sumber panggilan. Suara itu ternyata berasal dari dalam sebuah kamar yang hanya berisi dipan beralaskan tikar dan tiga buah bantal yang dibungkus karung.

Diatasnya terbaring raga seorang nenek tua yang sudah bertahun-tahun menderita stroke hingga menyebabkan sebagian tubuhnya tidak bisa digerakkan lagi. Saat dipapah oleh Masro, menantunya, terlihat dia kesulitan menggerakkan anggota tubuhnya yang kurus.

Perempuan itu bernama Rujilah. Nenek berusia 70 tahun ini sekarang melakukan seluruh aktivitasnya seperti buang air, makan dan mandi di atas dipan kamarnya yang penuh debu. Tidak jauh dari Rujilah tidur, nampak seorang lelaki tua yang terbaring di ranjang ruang utama. Dialah Samsuri, kakek renta berusia 80 tahun yang setahun lalu lumpuh total. Bahkan, setelah stroke menggerogoti seluruh tubuhnya, Samsuri masih harus menerima takdir bahwa kedua bola matanya tak berfungsi lagi. Kakek ini sekarang buta total.

Ya, satu rumah kini dihuni oleh dua orang yang benar-benar sekedar menggeser tubuhnya saja tak mampu lagi. Pasangan suami istri ini tinggal di Padukuhan Sumber Lor Rt 04 Rw 04, Ponjong, Ponjong, Gunungkidul. Namun sejak beberapa bulan terakhir ini, Masro (45) menantu dari anaknya yang pertama rela meninggalkan suami dan anaknya di ibukota untuk merawat Samsuri dan Rujilah.

“Suami saya hanya bekerja sebagai buruh bangunan, kalau ada panggilan ya kerja, kalau tidak ada ya menganggur. Jadi untuk keperluan sekolah anak dan hidup sendiri saja kita kesulitan. Yang penting saya rawat Simbok sama Bapak, karena kalau secara materi kami tidak bisa memberikan,” kata Musro sambil mengusap-usap kaki bapak mertuanya yang hanya bisa merintih diatas dipan.

Samsuri dan Rujilah mempunyai tiga anak, dua laki-laki dan satu perempuan. Namun ketiganya tidak bisa diandalkan dalam mencukupi kebutuhan ekonomi orangtuanya.

Jangankan membangun rumah yang terbuat dari anyaman bambu dan hampir roboh itu, sedangkan untuk berobat saja keluarga ini sudah habis-habisan. Selama lima bulan terakhir, Masro hanya diberi kiriman uang oleh adik iparnya yang juga bekerja sebagai buruh bangunan di Jakarta sebesar Rp 300.000,-. Uang tersebut langsung habis dalam waktu sekejap untuk keperluan membeli obat, pampers dan beras untuk Samsuri dan Rujilah.

“Sebulan untuk membeli pampers habis Rp 360 ribu, obat Rp 200 ribu. Belum buat beli beras. Kalau lauk biasanya dikasih tetangga atau kalau tidak ramban (memetik) daun singkong atau pepaya di kebun,” ujar Masro lirih.

Parahnya, pasangan suami istri yang kondisinya sudah tua, lumpuh dan rumahnya hampir roboh ini tidak pernah dapat bantuan, dalam hal ini BLT dan BLSM.

“Dapat sekali BLSM, itupun karena dikasih sama tetangga yang sudah mampu. Untuk berobat, Bapak ada kartu Jamkesta namun simbok tidak punya kartu sama sekali,” ucapnya.

Dengan tulisan ini diharapkan perhatian dan sumbangan dari masyarakat bahkan pemerintah untuk membantu pasangan Samsuri dan Rujilah. “Siapapun tidak mau ditakdirkan seperti ini. Tapi ini harus kita lewati. Dan saya sudah habis-habisan, tidak ada apa-apa lagi yang bisa kami jual untuk berobat bapak dan simbok,” pungkas Masro.

Sumber :http://www.sorotgunungkidul.com/berita-gunungkidul-5211-kisah-pilu-pasangan-lumpuh-dan-buta-di-rumah-hampir-roboh.html#ixzz2tovtsiS3

Kunjungan Desa Mudal Kabupaten Boyolali

Posted 19 Feb 2014 — by
Category Warta

Hari Minggu (17/2) Desa Ponjong mendapatkan kunjungan kerja dari Pemerintah Desa Mudal Kecamatan Boyolali Kabupaten Boyolali Jawa Tengah. Rombongan yang berjumlah 50 orang sampai di desa Ponjong pukul 10.00.

Acara dilanjutkan dengan sharing tentang aturan bersama antara BKM , BUMDes dan Pemerintah Desa  terkait dengan pengelolaan water byuur sumber Ponjong. Tamu ditanggapi oleh Kordinator BKM Mandiri Baderi, Kepala Desa Ponjong H Hasyim, Sekdes Desa Ponjong Eka Nur Bambang Wacana dan Direktur BUMDes Hanykupi Anang Sutrisno,ST

Setelah sahring dilanjutkan dengan kunjungan lapangan ke lokasi water Byuur sumber Ponjong , Taman Pelangi dan Taman Kuliner Sumber Ponjong.

BUMDes Hanyukupi LPJ Tahun 2013

Posted 15 Feb 2014 — by
Category Warta

LPJ bumdes 2014Setelah satu tahun melakukan aktifitas pengelolaan kekayaan desa berupa pengelolaan water byuur. Akhirnya dengan diiringi hujan abu dari letusan gunung Kelud , pada Jumat(14/2) Badan Usaha Milik Desa Hanyukupi desa ponjong melaporkan kinerjanya kepada pemerintah desa, lembaga -lembaga desa dan perwakilan masyarakat dari sebelas padukuhan yang ada di desa Ponjong dengan bertempat di Gazebo Belakang Balai Desa Ponjong

Acara dimulai pada pukul 13.45 dengan dibuka oleh moderator Bapak Sumanto,S.Pd MM dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Desa Ponjong sekaligus Komisaris BUMDEs Hanyukupi , Bapak H Hasyim. Kemudian sambutan dari perwakilan Dinas BPM -PKB Kabupaten Gunungkidul , Bapak Agus Haryanto.

Dilanjutkan dengan laporan pertanggungjawaban yang di pandu oleh Direktur BUMDes , Anang Sutrisno,ST yang berisi tentang pendapatan dari unit usaha waterbyuur selama satu tahun memperoleh 115 Juta dengan keuntungan 81 juta.

Dari keuntungan yang didapat dibagi dengan pengelola dan sebagian untuk BUMDes, BKM, Padukuhan ,Pemerintah Desa dan untuk pengembangan yang meliputi untuk operasional dan program kerja dari BUMDes untuk tahun 2014.

Dilanjutkan dengan acara sharing yang tentang masukan -masukan pengeloaan kedepan. Dalam sharoing yang dilakukan kurang lebihj satu jam ada sekitar 20 masukan yang perlu untuk ditampung dan yang mungkin ditindak lanjuti ,bisa langsung dieksekusi.

Dari beberapa masukan yang sudah ditampung secara umum menyoroti tentang lokasi lapak penjual yang ada disekitar mata air , program kamis gratis bagi masyarakat desa ponjong yang belum bisa berjalan maksimal dan penjaringan retribusi pengunjung  yang belum bisa maksimal.

Rembug Warga Tahunan Tahun 2013 BKM Mandiri Ponjong

Posted 31 Jan 2014 — by
Category Warta

rwt bkm mandiri 2013Tanggal (30/1) Badan Keswadayaan Masyrakat (BKM) Mandiri mengadakan Rembug Warga Tahunan sebagai forum tertinggi dalam rangka laporan pertanggungjawaban perjalan BKM selama satu tahun ini.

Dalam kesempatan tersebut di undang perwakilan kelompok swadaya masyarakat (KSM) sebanyak 3 KSM dari masing-masing padukuhan, perangkat desa , lembaga desa dan perwakilan dari Bappeda Kabupaten,BAPERMAS PKB Gunungkidul,Kecamatan Ponjong dan Forum Antar BKM se Gunungkidul.

Dalam laporan yang disampikan oleh kordinator BKM mandiri Bapak Baderi, disampaikan bahwa KSM yang aktif di UPK sebanyak 114 , serta untuk tahun depan direncanakan untuk memperoleh pendapatan 44 juta selama satu tahun.

Selain itu ada usulan bahwa BKM diminta membuat konsep untuk pemupukan modal pinjaman dari pihak ke -3 mengingat ada sebagian masyarakat berminat untuk meminjamkan dananya kepada BKM.

Serah Terima Program P4 ISDA IKA

Posted 30 Jan 2014 — by
Category Warta

sosialisasi p4 isda ikaDesa Ponjong mendapatkan program dari Balai Serayu Opak berupa Program Percepatan dan Perluasan Pembangunan Infrastruktur Sumberdaya Air Irigasi Kecil (P4 ISDA IK).

Program tersebut digunakan untuk perbaikan embung di sumber ponjong dan saluran irigasi di sawah sekitar sumber ponjong.Dengan besar dana sebesar Rp 178.000.000 untuk pekerjaan dengan volume 227.30 meter kubik.

Pelaksanaan program dilakukan oleh Kelompok Swadaya Masyarakat Sumber Makmur dengan ketua Drs Sugijono.Dilaksanakan awal bulan November 2013 sampai akhir Januari 2014.

Setelah selesai proses pelaksanaan fisik akhirnya pada Kamis (30/1) dilaksnakan proses serah terima pekerjaaan dari KSM ke TPB Kabupaten Gunungkidul dilanjutkan ke pemerintah desa ponjong dan diserahkan ke P3A Sumber Ponjong.dan dipandu oleh assisten TA Irigasi Gunungkidul ,Bapak Wawan Tarwanto,ST.

Dalam laporan yang disampaikan oleh Ketua KSM Sumber Makmur Bapak Drs Sugijono bahwa dalam pelaksanaan muncul swadaya masyatakat sebesar 4 juta rupiah.Jadi dalam pekerjaan ini menghabiskan dana sebesar Rp 182.000.000.

Desa Ponjong Kedatangan Tamu Dari Desa Plosokandang Tulungagung

Posted 19 Jan 2014 — by
Category Warta

kunjungan desa plosokandangSetelah kurang lebih tukar informasi melalui twitter dan whastup selama kirang lebih setengah bulan akhirnya pada sabtu (18/1)rombongan desa plosokandang kecamatan kedungwaru kabupaten Tulungagung  Provinsi Jawa Timur berkunjung ke desa Ponjong.

Rombongan yang di pimpin bapak Aziz berjumlah 15 orang yang terdiri dari unsur BPD,LPMD,BKM dan perangkat desa di sambut oleh Kepala Desa Ponjong H Hasyim, ketua BKM dan LPMD Bapak Baderi , Anggota BPD Bapak Khawadis dan Direktur BUMDes Anang Sutrisno,ST.

Acara dilanjutkan dengan sharing diskusi tentang Ke BKM an, proses pembentukan Badan Usaha Milik Desa ,Proses Pengelolaan Program PLPBK. Diskusi berlangsung dengan sangat aktratif ,hal ini terbukti dengan banyaknya pertanyaan yang disampaikan dari rombongan Desa Plosokandang.

Kemudian setelah diskusi yang berlangsung 2 jam selesai! Dilanjutkan dengan tinjauan kelapangan untuk melihat kompleks kolam waterbyuur sebagai hasil dari kegiatan PLPBK.

Jaring Asmara BPD Ponjong

Posted 13 Jan 2014 — by
Category Warta

Pengurus BPD Desa PonjongUntuk mengawali awal tahun 2014 dan kepengurusan Badan Persmusyawaratan Desa (BPD) Desa Ponjong yang diketuai oleh H Mudjiyo mengadakan Jaring Asmara (Jaring Aspirasi Masyarakat) bagi warga masyarakat Desa Ponjong.

Acara yang dilaksananakan pada hari Minggu (12/1) bertempat di Balai Desa Ponjong pada pukul 09.00 sampai pukul 11.00. Hadir dalam kesempatan tersebut 19 orang perwakilan dari LPMP 11 Padukuhan , Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat .

Dalam acara jaring aspirasi masyarakat, dari 5 orang yang menyampaikan aspirasi dapat di simpulkan bahwa masukan untuk BPD yang nanti bisa di tindak lanjuti adalah terkait dengan pembangunan infrastruktur perdesaan, tata pemerintahan desa dan konflik sosial dimasyarakat.

Musyawarah Desa IV PPIP Desa Ponjong

Posted 07 Jan 2014 — by
Category Warta

Program Pembangunan Infrastruktur Perdesaan (PPIP) Desa Ponjong sudah mencapai tahap akhir yaitu Musyawarah Desa (Musdes) IV yang berisi tentang laporan pertanggungjawaban dari Organisasi Masyarakat Setempat (OMS) kepada masyarakat .

Kepala Desa Ponjong , H Hasyim, mengucapkan terimakasih kepada Dinas P.U Gunungkidul yang telah mempercayakan kegiatan PPIP kepada Desa Ponjong dan harapan jika ada lagi, Masyarakat Desa Ponjong siap melaksanakannya

Musdes IV PPIP Desa Ponjong diadakan pada hari Selasa (7/1) bertempat di Balai Desa Ponjong pada pukul 10.00 sampai pukul 12.00, yang dihadiri oleh Perangkat Desa, BPD, LPMD, PKK, Karangtaruna , RT padukuhan yang mendapatkan bantuan program PPIP dan tokoh masyarakat beserta Tenaga pendamping dan SATKER PPIP Kabupaten Gunungkidul.

Dalam laporan akhir yang disampaikan oleh ketua OMS Desa Ponjong, H Tamyiz Fauzi disampikan bahwa  dari dana 250 juta diujudkan dalam bentuk  empat kegiatan yang dilakukan diantaranya pengaspalan jalan dan  pembuatan talud di padukuhan Padangan dan Pembuatan Jembatan dan Cor Blok di padukuhan Sumber Lor sudah terlaksana semuanya.

Pengerjaan dilakukan antara bulan November sampai Desember yang menyerap swadaya masyarakat sebesar 22 juta. Penyerapan swadaya masyarakat diperoleh pengerjaan talud dan aspal dipadukuhan Padangan. Swadaya diperoleh dari iuran warga yang mencapai 13 juta dan swadaya tenaga untuk pengaspalan yang mencapai 9 juta rupiah, sehingga totalnya menjadi 22 juta.

SATKER PPIP Kabupaten Gunungkidul yang diwakili oleh TAMK Kabupaten Gunungkidul, Taufiq Ariwibowo, ST sangat mengapresiasi swadaya yang telah dikeluarkan warga serta meminta untuk memelihara hasil dari kegiatan PPIP ini dengan sebaik-baiknya.

 

 

Page 1 of 1512345...10...Last »