Ponjong dengan ikon sumber ponjong,memberikan sebuah arti yang sangat berharga bagi masyarakat desa ponjong.Mata air dengan debit 60 liter perdetik , sungguh memberikan kemakmuran dan keberkahan tersendiri, karena dapat memberikan sumber kehidupan , khususnya untuk mengairi sawah seluas 80 Hektare.

Setiap tahun , warga ponjong, bisa memanen padi sampai 3 kali. Semenjak awal november sampai pertengahan november 2012 ini, warga masyarakat sedang melakukan aktifitas memanen padi.

Prosesi Memanen Padi

Ada tiga kegiatan utama dari proses memanen padi , diantaranya adalah

1. Memotong Padi

Setelah padi berumur kurang lebih  120 hari, atau ditandai dengan pohonnya menguning, berarti padi sudah siap di potong, proses pemanenan biasanya dilakukan dengan melibatkan tetangga, saudara dengan cara sambatan.

2. Merontokkan Padi

Setelah pemotongan selesai, dilanjutkan dengan perontokan padi dengan mesin perontok, kalau sekarang sudah menggunakan mesin, kalau dahulu masih dengan cara manual, mesin pedal atau di pukul-pukulkan di sebatang balok.Hasilnya akan terpisah antara butiran padi dengan pohon padi , kalau ditempat kami, pohon padi lazimnnya di sebut damen. Damen ini dikeringkan dan digunakan sebagai pakan ternak.

3. Mengeringkan Padi

Prosesi pengeringan padi, dengan cara alamiah, caranya adalah dengan menjemur padi selama 2 sampai 3 hari. Kalu cuaca dari padi sampai sore cerah 2 hari padi sudah siap di karungi dan disimpan , kalau sewaktu-waktu butuh beras, tinggal di giling .

 

TINGGALKAN KOMENTAR