Harga-harga kebutuhan pokok yang kian melambung, dan biaya-biaya seperti pendidikan dan kesehatan juga bertambah mahal, tentu sangat menyulitkan bagi para keluarga, terutama tingkat ekonomi menengah ke bawah. Terlebih bagi yang hanya mengandalkan suami sebagai satu-satunya penopang ekonomi keluarga. Beban berat bakal ditanggungnya seorang diri.

Oleh karena itu, peran istri juga sangat vital bagi perekonomian keluarga. Ibu rumah tangga juga dapat membantu perekonomian keluarga dengan mendapatkan penghasilan tambahan.
Kondisi tersebut disadari oleh keluarga Sukanto Tanoto. Peningkatan pendidikan dan pemberdayaan masyarakat sangat diperlukan untuk mengentaskan kemiskinan di Indonesia. Tanoto Foundation didirikan sebagai salah satu sarana untuk mewujudkan keinginan tersebut. Pemberdayaan ibu rumah tangga telah dilakukan oleh Tanoto Foundation di daerah-daerah terpencil. Sebagai bagian dari pengembangan Usaha Kecil dan Menengah, ibu rumah tangga juga diajari beragam keterampilan yang berguna sebagai sumber penghasilan yang baru.

Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga oleh Tanoto Foundation
Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga oleh Tanoto Foundation

Salah satu manfaatnya telah dirasakan oleh Yusfaini, seorang ibu rumah tangga yang mengikuti kegiatan yang digelar oleh Tanoto Foundation. Sebelumnya, ia mengaku bahwa keluarganya di dalam kondisi perekonomian yang sulit karena sebagai ibu rumah tangga, ia tidak bisa melakukan apa pun untuk menambah penghasilan keluarganya. Alhasil, ia dan keluarga hanya menggantungkan semua pengeluaran dan kebutuhan rumah tangga kepada sang suami.

Tanoto Foundation berusaha mengubah keadaan keluarga seperti yang dijalani oleh Yusfaini. Bersama Ibu rumah tangga lainnya, Yusfaini diberi pelatihan keterampilan membatik hingga mahir. Selain itu, ia juga diajari cara mengemas dan memasarkan produknya dengan baik. Tujuannya agar batik hasil buatannya mudah terjual sebagai tambahan penghasilan keluarga.
Upaya tersebut berhasil membuat Yusfaini berkembang dari ibu rumah tangga biasa menjadi sosok yang mandiri. Ia mampu mendapatkan penghasilan sendiri dari hasil berjualan batik yang diproduksinya.

“Dari tidak bisa apa-apa, kini saya bisa membatik berkat pelatihan dari Tanoto Foundation. Saya juga dibantu untuk memasarkan produk batik saya. Hasilnya cukup untuk menambah penghasilan keluarga,” tutur Yusfaini.

Misi Tanoto Foundation sukses. Selama ini, yayasan sosial yang didirikan oleh Sukanto Tanoto dan istrinya, Tinah Bingei Tanoto, memang berusaha memberdayakan masyarakat. Fokusnya adalah para petani serta pelaku usaha kecil dan menengah.

Hingga kini, Tanoto Foundation telah mendukung lebih dari 5.661 petani dalam menerapkan sistem pertanian yang baik, serta menyediakan pelatihan manajemen bisnis kepada 215 pengusaha kecil dan melatih keterampilan usaha bagi 144 orang. Selain itu, lebih dari 3.200 lapangan kerja telah tercipta berkat usaha kecil dan menengah yang didukung oleh Tanoto Foundation.

TINGGALKAN KOMENTAR